Langsung ke konten utama

Cara Menghilangkan Index.php di codelgniter

 


Pada codeigniter, secara default Anda harus menambahkan index.php untuk mengakses url.

Tapi, bukankah url seharusnya dibuat sesimple mungkin agar mudah diakses dan ditemukan mesin pencari?

Yap! Tapi, tenang saja. Anda dapat menghilangkan index.php codeigniter agar url lebih rapi dan mudah diakses kok. Artikel kali ini akan membahas cara menghilangkan index.php di codeigniter. Yuk ikuti langkah-langkahnya!

Menghilangkan index.php codeigniter dapat dilakukan hanya dengan tiga langkah saja loh, yaitu :

  1. Mengedit File config.php

  2. Membuat File .htaccess

  3. Melakukan Testing
Namun, sebelum memulai proses menghilangkan index.php codeigniter, pastikan Anda memahami cara kerja  codenighter terlebih dahulu. Hal ini akan mempermudah Anda untuk mengikuti tutorial kali ini.

Yuk, simak penjelasan detail cara menghilangkan index.php di codeigniter di bawah ini!

Pertama-tama, bukalah project codeigniter dengan cara masuk ke cPanel hosting Anda terlebih dahulu. Pilih fitur File Manager, lalu masuklah ke direktori public_html


Kemudian, bukalah folder application, lalu masuk ke folder config. Carilah file config.php seperti pada gambar di bawah ini. 

Untuk melakukan pengeditan, klik kanan pada file, lalu pilih Edit. Scroll ke bawah dan carilah bagian index_page.

Edit bagian index_page dengan menghilangkan index.php yang berada diantara tanda petik tunggal sehingga menjadi seperti ini :

$config['index_page'] = '';

2. Membuat File .htaccess

Langkah selanjutnya adalah membuat file .htaccess pada direktori root codeigniter. Caranya, klik fitur tambah file pada bagian kiri atas File Manager.


Beri nama file dengan .htaccess. Ingat untuk mengawali namanya dengan tanda titik ‘.’ dan jangan menggunakan ekstensi apapun, karena .htaccess merupakan file yang tidak berekstensi. Jika sudah, silahkan klik Create New File.


Jangan panik jika Anda tidak melihat file yang baru saja dibuat pada direktori root Anda. File atau folder yang diawali dengan tanda titik akan tersembunyi. Jadi, Anda harus melakukan sedikit pengaturan pada File Manager untuk menampilkan file.

Jika file .htaccess sudah muncul, mulailah melakukan pengeditan dengan memasukkan kode di bawah ini.

RewriteEngine On
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule ^(.*)$ index.php/$1 [L]

Jangan lupa untuk menyimpan file dengan meng-klik tombol Save Changes.

3. Melakukan Testing

Untuk memastikan apakah url sudah dapat diakses tanpa index.php atau belum, Anda dapat melakukan pengecekan dengan membuat controller baru. 

Contoh kode di bawah, kami membuat controller dengan nama Hilang.php yang bertujuan untuk mengarahkan tampilan ke view yang sudah dibuat. Anda dapat mengubah nama file pada view sesuai dengan nama file Anda.

<?php
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');

class Hilang extends CI_Controller {
	
	public function index(){
		
		$this->load->view('hilangkan_indexphp_CI');
	}

}

Setelah membuat controller, jangan lupa untuk mendaftarkannya ke route.php agar rutenya dapat terbaca. Buka folder config, lalu edit file routes.php. Tambahkan route baru seperti ini :


$route[‘artikel’] = ‘hilang’;

‘artikel’ merupakan nama rute Anda yang akan diakses pada url, sedangkan ‘hilang’ adalah nama controller yang Anda buat sebelumnya.  

Nah, semua langkah sudah selesai. Kini, Anda dapat langsung mengakses alamat website tanpa index.php. Di contoh kali ini kami mengakses websitepercobaan.com/artikel dengan hasil sebagai berikut:






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menggunakan Google Keyword Planner untuk Pertama Kali

Google Keyword Planner adalah salah satu perangkat gratis yang biasa digunakan blogger untuk riset kata kunci (keyword research). Sayangnya, perangkat ini tidak ramah bagi orang yang pertama kali menggunakannya. Alih-alih mengetahui sejumlah kata kunci, orang tersebut akan “terjerumus” ke halaman membuat kampanye iklan AdWords pertama. Heran, pusing, dan kesal biasanya akan dialami oleh mereka yang masuk ke halaman tersebut. Bagaimana tidak, tujuannya ingin mengetahui volume pencarian suatu kata kunci dan kata-kata kunci relevannya, malah seolah-olah “disuruh” membuat kampanye iklan yang mesti dibayar menggunakan kartu kredit. Oh ya, contoh halamannya yaitu sebagai berikut : Nah, bagi Anda yang akan menggunakan Google Keyword Planner untuk pertama kali dan tidak ingin “terjerumus” ke halaman di atas, ikuti langkah-langkah berikut. 1. Kunjungi Google Keyword Planner (https://adwords.google.com/KeywordPlanner) 2. Klik Sign in lalu masukkan alamat dan password Gmail Anda. 3. Anda aka...

Metode Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model 4D

  Hayy teman-teman aku punya macam-macam Metode Pengembangan Perangkat Model 4D nih, semoga dengan adanya saya membuat sebuah materi tentang Metode Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model 4D ini dapat bermanfaat bagi kalian dan semua orang yang membacanya. Langsung aja kita simak penjelasan materi di bawah ini : Model 4D merupakan salah satu metode penelitian dan pengembangan. Model 4D digunakan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran. Model 4D dikembangkan oleh S. Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I. Semmel pada tahun 1974. Sesuai namanya, model 4D terdiri dari 4 tahapan utama yakni Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). 1. Tahap  Define   (Pendefinisian) Tahap awal dalam model 4D ialah pendefinisian terkait sayarat pengembangan. Sederhananya, pada tahap ini adalah tahap analisis kebutuhan. Dalam pengembangan produk pengembang perlu mengacu kepada syarat pengembangan, manganalisa dan mengump...